1. SATU-SATUNYA nama buah muncul di ajang Piala Dunia 2006 berkat tendangan pemain Italia Fabio Grosso. Tendangan Grosso yang keras melengkung dan tak bisa dijangkau kiper Jerman Jens Lehmann ini banyak disebut dengan istilah “Bola Pisang”.—(Kiriman: Wahib Mubarok, Butuh RT 17 RW 09, Tegalrejo, Magelang 56192, Jateng)-b.
2. Mungkin karena ada bantuan gempa dikorupsi, warga Winongo, Bantul, DIY membuat spanduk spanduk besar bunyinya begini : "Sing korupsi bantuan, muga-muga cilaka 7 turunan"! --(Kiriman: Rika Surya Panji P, SDN 1, Bantul, DIY).
3. Umumnya menu makanan di warung makan diberi nama agar mengundang selera konsumen. Tapi disebuah warung makan di alun-alun kota Tegal, salah satu menunya diberi nama : "Nasi Setan" sing tuku menungsa apa setan? --(Kiriman: Mohammad Kurniawan, d.a. Jl. Cinde no 51 Tegal, Jateng).
4. Serangan yang tidak ditakuti tapi justru dinantikan oleh para korban gempa adalah serangan Fajar dari Kedaulatan Rakyat! --(Kiriman: Harkit Sasmito, Mhsw Fak Ekonomi Unwama, Sedayu, Argomulyo, Bantul).
5. Tidak semua "warga" medis sembuh dengan obat ketika masuk angin. Di RS Permata Bunda, Kotagede, Yogya, salah satu bidannya tidak biasa makan obat, tapi sembuh dengan jamu. Salah satu dokter wanitanya, ada yang ketika masuk angin sembuh dengan pijat. Dan salah satu dokter umum, sembuh dengan...banyak makan! --(Kiriman: Lina Indriawati Santoso AMd, Jl Cik Di Tiro No 4, Yogya).
6. Lima hari Pasca Gempa 27 Mei, tetangga saya melahirkan bayi putri. Sebagai "tetenger" karena setelah gempa tidak terjadi tsunami, bayi tersebut diberi nama "Rasida Ana Tsunami". (= Bahasa Jawa: Ora sida ana tsunami). --(Kiriman: Zulfikar Al Adzka, Wonokromo, Pleret, Bantul).
7. Di Cilacap bagian Barat ada laut yang terletak di atas gunung. Bisa dijadikan tempat wisata. Letaknya di Kec Cipari, Kab Cilacap, 5 KM dari pasar Cipari ke arah utara, naik ke gunung, namanya Segara Langu (Nama kampung). --(Kiriman: Aksan suyudi, Jl. Raya Karangkandri 129 RT 02 RW 04, Cilacap, Jawa Tengah).
8. Pada waktu saya mengawasi Ujian Tulis SPMB 2006 hari pertama (IPC) di Teknik Geologi UGM, ada peserta putri bernama... Kukira Januari, lahir bulan Desembar. --(Kiriman: Murtiyono, Jl. Perintis Kemerdekaan 77, Umbulharjo, Yogya 55161).
9. Gempa 27 Mei mengakibatkan banyak korban tewas dan harta luluh-lantak. Di desa Kalitengah, Kec. Wedi, Korban tewas ada 27 orang. Unik, kok persis cocok dengan tanggal gempa! --(Kiriman: Agung Hartono, Garuman, Kalitengah, Wedi, Klaten 57461, Jateng).
10. Di kota Boyolali ada orang kaya beli ikan louhan seharga Rp. 1.500.000. Begitu turun dari mobil, pembantunya disuruh membawa ke belakang dan merawatnya. Eeeee.. lha kok malah ikan tersebut di"betheti" dan dibakar. Saat diberi tahu ikan tersebut berharga Rp 1 setengah juta, pembantunya langsung pingsan! --(Kiriman: R. Annashir, Jl. Pandanaran 252 C, Boyolali 57313, Jateng).
11. Coach Inggris di Piala Dunia 2006 bernama Sir Eriksson. Anak saya (SMP) yang sedang getol belajar bahasa inggis, nyeletuk: "Pak, pelatih team World Cup Inggris, jika di Yogya disebut Bandoro Raden Mas Eriksso, kan??" --(Kiriman: Antonius Sugeng Pujosasono, Jl. Tentara Pelajar no 15 B, Gg Daleman I, Purworejo 54171, Jateng.--Salam buat Ibu Dra Ir. Etty Suliantoro, Jl Pakuningratan, Yogya dan Bp KRT Sumosediro, di Ngadisuryan, Yogya).
12. Sebelum Gempa 27 Mei, cucu saya Diaz (3 th) kalau ditanya rumahnya mana, selalu menjawab : "Jombolan!" (Maksudnya, "Jomboran"). Sesudah gempa, kalau ditanya, jawabnya : "Ambluk". --(Kiriman: Widodo Triyo Gayana S, RB, SP, Jomboran RT 02, Gilangharjo, Pandak, Bantul, DIY 55761)-b